Langsung ke konten utama

Abraham Lunggana (Lulung) Senang Larangan Motor di Thamrin Akan Dicabut, Tapi.....

Abraham Lunggana (Lulung) Senang Larangan Motor di Thamrin Akan Dicabut, Tapi.....
berliannews - Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana (Lulung) mengaku senang dengan wacana penghapusan larangan sepeda motor melintas di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat. Namun, Lulung meminta Gubernur DKI JAkarta Anies Baswedan agar melakukan kajian sebelum larangan itu benar-benar dicabut.

"Saya sih happy kalo untuk dibuka, cuman yuk kita evaluasi dulu," kata Lulung, di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (7/11/2017).

Lulung mengatakan harus ada kajian percobaan terhadap penghapusan larangan tersebut. Sebab Jalan MH. Thamrin merupakan jalan protokol yang dilalui oleh Presiden RI dan tamu-tamu negara.

"Kita semua tahu di situ jalan protokol tempat presiden lewat, tempat tamu negara lewat, nah harus cobalah kita sekarang membangun Jakarta itu bukan pada satu aspek sosial. Kita tahu bahwa teman-teman yang berkendaraan motor itu harus kita hargai. Tapi sama-sama kita menyadari akan kepentingan yang lebih besar," ujar Lulung.

Selain merupakan jalur yang digunakan untuk Presiden RI dan tamu negara, aspek volume sepeda motor menurutnya harus menjadi pertimbangan. Jangan sampai jika sudah diizinkan melintas, nantinya motor itu malah menjadi biang kesemrawutan di kawasan itu.

"Kan kita lihat volume motor dulu deh hari ini, dan temen-temen sekarang kalau motor di sana yakin nggak pada nggak ngelawan arah? Ntar motor dikasih lewat situ ngelawan arah juga kan. Ini juga masalah, kesadaran berkendara ini emang belom ada ya. Pokoknya nanti kita bisa duduk barenglah nanti," tutur Lulung.

Meski demikian, Lulung tetap mengapresiasi wacana yang dilontarkan Anies tersebut. Yang terpenting, menurut Lulung, kebijakan tersebut baik bagi semua pihak.

"Saya apresiasi dengan program pak gubernur itu, yang penting bagaimana masyarakatnya juga bisa diopini dalam segala hal yang barang kali bisa diatur secara dinamis. Biar masyarakatnya enak dan pemerintahnya juga bisa lebih leluasa mengatur persoalan yang ada," tutur Lulung.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana menghapus pelarangan sepeda motor di Jalan MH Thamrin. Rencana tersebut merupakan bagian dari pembangunan trotoar kawasan Sudirman-Thamrin menjelang Asian Games 2018.

Ruas jalan yang dimaksud dimulai dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Bundaran Patung Wiwaha atau Patung Kuda. Ruas jalan ini membentang sepanjang 1,5 kilometer.

"Saya sampaikan kepada semua bahwa kami menginginkan agar kendaraan roda dua bisa menggunakan Jalan Sudirman dan Thamrin," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (6/11/2017).[berliannews.net/bi24]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan"

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan" berliannews - Para pejuang kemerdekaan Indonesia oleh PENJAJAH mereka dicap dengan sebutan "RADIKAL". Karena mereka berani melawan PENJAJAHAN. Tak seperti golongan lain yang "santun", manut, dan nrimo bahkan mau bekerjasama dengan KOLONIAL. Tapi kaum "RADIKAL" inilah adalah PAHLAWAN bangsa Indonesia yang mengusir penjajah dari tanah air tercinta. Begitu juga saat mempertahankan Kemerdekaan Indonesia yang hendak dijajah kembali oleh Belanda yang dikenal dengan Agresi Militer. Mereka yang MELAWAN dengan kekuatan seadanya namun YAKIN dengan PERTOLONGAN ALLAH, oleh kaum Penjajah kelompok ini dicap "MUSLIM FANATIK". Hari ini, 72 tahun lalu... Perlawanan dan pertempuran heroik di Surabaya 10 November 1945 dengan pekikan TAKBIR yang dipimpin Bung Tomo, oleh media barat dicap “Muslim Fanatics”. Demi...