Langsung ke konten utama

Ada yang Minta Uang untuk Kedatangan Waakil Gubernur, Sandiaga Uno: Sekarang Sudah Ada Mafia Jadwal!!

Ada yang Minta Uang untuk Kedatangan Waakil Gubernur, Sandiaga Uno: Sekarang Sudah Ada Mafia Jadwal!!
berliannews - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno mengatakan dirinya mendapat laporan bila ada suatu oknum yang memanfaatkan posisinya untuk meminta bayaran kepada warga saat menghadiri acara.

Padahal, ia sama sekali tak pernah meminta hal tersebut.

"Sekarang sudah ada mafia jadwal. Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat yang mengundang kehadiran saya, baik yang resmi maupun tidak resmi, saya enggak pernah mengutip biaya kalau datang," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Selasa (7/11/2017).

Jumlah permintaan fulus yang diminta oleh sang mafia, kata Sandi, pun cukup fantastis, yakni Rp20-50 juta. Hal itu untuk menyiapkan keamananan dirinya saat tiba di lokasi acara.

"itu katanya mereka hampir ngirim permintaaanya Rp20-50 juta untuk menyiapkan keamanan," terangnya.

Lebih lanjut, Sandi berkata, pihaknya tak ingin menyebutkan lokasi tempat dibangunnya program DP nol persen, karena tak ingin nantinya akan dimanfaatkan oleh seseorang untuk menjadi makelar tanah.

"Jadi teman-teman bisa bayangin gimana kalau saya rilis daerah yang akan dibangun DP nol persen. bagaimana spekulasinya coba? yang paling simpel aja itu," tandasnya. [berliannews.net/bi24]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan"

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan" berliannews - Para pejuang kemerdekaan Indonesia oleh PENJAJAH mereka dicap dengan sebutan "RADIKAL". Karena mereka berani melawan PENJAJAHAN. Tak seperti golongan lain yang "santun", manut, dan nrimo bahkan mau bekerjasama dengan KOLONIAL. Tapi kaum "RADIKAL" inilah adalah PAHLAWAN bangsa Indonesia yang mengusir penjajah dari tanah air tercinta. Begitu juga saat mempertahankan Kemerdekaan Indonesia yang hendak dijajah kembali oleh Belanda yang dikenal dengan Agresi Militer. Mereka yang MELAWAN dengan kekuatan seadanya namun YAKIN dengan PERTOLONGAN ALLAH, oleh kaum Penjajah kelompok ini dicap "MUSLIM FANATIK". Hari ini, 72 tahun lalu... Perlawanan dan pertempuran heroik di Surabaya 10 November 1945 dengan pekikan TAKBIR yang dipimpin Bung Tomo, oleh media barat dicap “Muslim Fanatics”. Demi...