Langsung ke konten utama

Baru Diresmikan Presiden Jokowi Tol Becakayu, Menteri Rini soemarno: Dijual Saja!.

Baru Diresmikan Presiden Jokowi Tol Becakayu, Menteri Rini soemarno: Dijual Saja!.
berliannews - Jalan Tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu (Becakayu) seksi 1B dan 1C akhirnya rampung dan siap beroperasi pada keesokan hari. Kepastian operasi tersebut setalah tol yang pengerjaannya mangkrak selama 21 tahun ini akhirnya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pagi tadi.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan pengerjaan tol Becakayu bisa segera rampung seluruhnya. Hal tersebut agar jalan tol ini bisa segera dijual kepada pihak lain yang menginginkan.

"Kalau sudah selesai tiada mana saja, saya ingin dijual saja," ujarnya saat ditemui di lokasi peresmian tol Becakayu, Bekasi, Jumat (3/11/2017).

Menurut Rini, Waskita membutuhkan dana lebih untuk menyelesaikan pembangunan proyek tol Trans Jawa. Sehingga dengan menjual tol Becakayu kepada pihak lain bisa menambah cashflow kepada perusahaan.

"Karena Waskita Karya ini membutuhkan pendanaan untuk menyelesaikan tol Trans Jawa. Jadi kita berharap bisa memberi pendapatan, jadi cashflow lebih baik," jelasnya.

Apalagi lanjut Rini, dalam pengerjaan tol Trans Jawa, Waskita Karya harus segera menyelesaikan masalah dana pembebasan lahan yang ditalangi oleh BUMN. Sehingga jika tidak bergerak cepat, maka hal tersebut utama akan menghambat kepada yang lain.

"Memang jaminan traffic bagus dan kita banyak yang harus diselesaikan jadi kita di Jawa sambung Banyuwangi lalu keselarasan juga. Pak Menteri PUPR minta ini udara karena harus selesaikan , apalagi pembebasan lahan juga kita kerjakan dahulu dana nya BUMN menalangi dahulu. Kalau tidak diputar cepat maka menghambat yang lain," jelasnya.[berliannews.net/okz]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan"

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan" berliannews - Para pejuang kemerdekaan Indonesia oleh PENJAJAH mereka dicap dengan sebutan "RADIKAL". Karena mereka berani melawan PENJAJAHAN. Tak seperti golongan lain yang "santun", manut, dan nrimo bahkan mau bekerjasama dengan KOLONIAL. Tapi kaum "RADIKAL" inilah adalah PAHLAWAN bangsa Indonesia yang mengusir penjajah dari tanah air tercinta. Begitu juga saat mempertahankan Kemerdekaan Indonesia yang hendak dijajah kembali oleh Belanda yang dikenal dengan Agresi Militer. Mereka yang MELAWAN dengan kekuatan seadanya namun YAKIN dengan PERTOLONGAN ALLAH, oleh kaum Penjajah kelompok ini dicap "MUSLIM FANATIK". Hari ini, 72 tahun lalu... Perlawanan dan pertempuran heroik di Surabaya 10 November 1945 dengan pekikan TAKBIR yang dipimpin Bung Tomo, oleh media barat dicap “Muslim Fanatics”. Demi...