Langsung ke konten utama

Habis Gelap Terbitlah Terang : Jaman Ahok Di Larang, Kini Jaman Sandi di Izinkan Monas Untuk Pengajian

Habis Gelap Terbitlah Terang : Jaman Ahok Di Larang, Kini Jaman Sandi di Izinkan Monas Untuk Pengajian
berliannews - "Habis Gelap Terbitlah Terang" setelah sebelumnya dilarang oleh eks Gubernur Ahok, Monas kini kembali bisa dipakai untuk Pengajian.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, yang biasa dipanggil Sandi, menghadiri acara Doa untuk Bangsa di Masjid Istiqlal Jakarta Pusat yang diselenggarakan oleh Majelis Nurul Musthofa, Sabtu malam, 4 November 2017. Sandi datang sekitar pukul 20.47 melalui pintu Al-Malik.

Sandi memberikan kata sambutan untuk acara tersebut sekitar pukul 21.55. Dalam kata sambutannya, Sandi berencana mengizinkan Majelis Nurul Musthofa untuk menggelar Maulid Nabi di Monumen Nasional pada 30 November mendatang.

"Insya Allah kita hadirkan majelis itu di Monas," kata Sandi di Masjid Istiqlal, Sabtu, 4 November 2017.

Hal tersebut diucapkan Sandi menganggapi permintaan Majelis yang disampaikan pembawa acara sebelum Sandi memberi sambutan. Majelis meminta kepada Sandi untuk menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Monumen Nasional atau di Balai Kota DKI Jakarta.

"Mau Maulid di Monas?" ujar Sandi kepada jemaah Majelis Nurul Musthofa. "Mau," serentak jemaah menjawab. "Takbir," lanjut Sandi. "Allahu Akbar," jawab jemaah.

Sandi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jemaah Majelis Nurul Musthofa karena telah mendoakan Jakarta dan Indonesia.

Sandi datang bersama istrinya Nur Asia dengan menggunakan baju bernuansa putih.

Sandi yang datang berbarengan dengan Maulana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani QS langsung menuju lift di pintu Al-Malik setelah bersalaman dan mencium tangan Syekh Muhammad Hisyam Kabbani terlebih dahulu.

https://metro.tempo.co/read/1030822/sandi-akan-izinkan-maulid-nabi-di-monas

DULU... TAK HANYA MELARANG... TAPI KATA-KATANYA SUNGGUH SANGAT MENYAKITKAN UMAT ISLAM...

Larang Pengajian di Monas, Ahok: “Apakah Tuhan Enggak Denger Kalau Enggak di Monas?”

http://bataranews.com/2015/10/17/larang-pengajian-di-monas-ahok-apakah-tuhan-enggak-denger-kalau-enggak-di-monas/

Ahok larang pengajian: Apakah Tuhan enggak denger kalau enggak di Monas?

https://www.rappler.com/indonesia/109587-ahok-larang-pengajian-monas

TAPI... MASA-MASA KEGELAPAN ITU KINI BERLALU...

KINI... MONAS KEMBALI BISA DIPAKAI UNTUK PENGAJIAN... SEBELUMNYA HANYA BOLEH UNTUK KONSER DUA JARI, DLL

ALHAMDULILLAH... SEGALA PUJI HANYA BAGI ALLAH SWT YANG DENGAN PERTOLONGANNYA JAKARTA KEMBALI MENJADI IBUKOTA KEBANGGAAN YANG PENUH KEBERKAHAN.

Video Sambutan Wagub DKI Sandiaga Uno di Masjid Istiqlal :



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan"

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan" berliannews - Para pejuang kemerdekaan Indonesia oleh PENJAJAH mereka dicap dengan sebutan "RADIKAL". Karena mereka berani melawan PENJAJAHAN. Tak seperti golongan lain yang "santun", manut, dan nrimo bahkan mau bekerjasama dengan KOLONIAL. Tapi kaum "RADIKAL" inilah adalah PAHLAWAN bangsa Indonesia yang mengusir penjajah dari tanah air tercinta. Begitu juga saat mempertahankan Kemerdekaan Indonesia yang hendak dijajah kembali oleh Belanda yang dikenal dengan Agresi Militer. Mereka yang MELAWAN dengan kekuatan seadanya namun YAKIN dengan PERTOLONGAN ALLAH, oleh kaum Penjajah kelompok ini dicap "MUSLIM FANATIK". Hari ini, 72 tahun lalu... Perlawanan dan pertempuran heroik di Surabaya 10 November 1945 dengan pekikan TAKBIR yang dipimpin Bung Tomo, oleh media barat dicap “Muslim Fanatics”. Demi...