Langsung ke konten utama

Jawaban Luhut Binsar Pandjahitan, Ini yang akan Dilakukan Fahri Hamzah Jika Nikahkan Putrinya

Jawaban Luhut Binsar Pandjahitan, Ini yang akan Dilakukan Fahri Hamzah Jika Nikahkan Putrinya 
berliannews - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membalas kritikan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah soal jumlah tamu undangan pernikahan putri Presiden RI Joko Widodo, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution. Fahri pun kembali melontarkan pernyataan.

Luhut menyatakan ingin melihat bagaimana jika Fahri menikahkan putrinya nanti. Ini menyusul kritik Fahri terhadap jumlah undangan pernikahan putri Jokowi yang lebih dari 400 undangan seperti aturan Menpan RB.

Fahri sendiri mengaku sudah punya rencana jika menikahkan anaknya. Dia akan membuat pesta sederhana saja, mengacu pada batasan jumlah undangan pesta pernikahan yang termaktub dalam Surat Edaran MenPAN-RB tentang Gerakan Hidup Sederhana.

"Dulu katanya ada edaran begitu. Saya udah bilang sama anak saya, tapi kan masih belum (nikah), saya bilang, 'ntar kalau kamu nikah, bilangin ama itu orang (pasangan), nggak akan besar-besar," ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Fahri akan merayakan pesta pernikahan anaknya sesederhana mungkin, kalau bisa hanya melibatkan dua keluarga besar yang sedang berbahagia saja. Bahkan, soal pengumuman acara itu, dia berencana nanti hanya akan mengumumkan di Twitter saja.

"Ini keluarga besar saja dari dua keluarga besar kita. Yang lain kita Twitter aja," ucap dia.

Sebelumnya Luhut meminta Fahri melihat sendiri jalannya pernikahan putri Jokowi. Dia jadi penasaran apabila Fahri menikahkan putrinya. Hal tersebut disampaikan Luhut saat menanggapi kritikan Fahri.

"Itu kan yang ngomong ya suruh lihat sendiri. Ntar saya pingin lihat kalau dia nikahin putrinya gimana," cetus Luhut di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, hari ini. [berliannews.net/bi24]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan"

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan" berliannews - Para pejuang kemerdekaan Indonesia oleh PENJAJAH mereka dicap dengan sebutan "RADIKAL". Karena mereka berani melawan PENJAJAHAN. Tak seperti golongan lain yang "santun", manut, dan nrimo bahkan mau bekerjasama dengan KOLONIAL. Tapi kaum "RADIKAL" inilah adalah PAHLAWAN bangsa Indonesia yang mengusir penjajah dari tanah air tercinta. Begitu juga saat mempertahankan Kemerdekaan Indonesia yang hendak dijajah kembali oleh Belanda yang dikenal dengan Agresi Militer. Mereka yang MELAWAN dengan kekuatan seadanya namun YAKIN dengan PERTOLONGAN ALLAH, oleh kaum Penjajah kelompok ini dicap "MUSLIM FANATIK". Hari ini, 72 tahun lalu... Perlawanan dan pertempuran heroik di Surabaya 10 November 1945 dengan pekikan TAKBIR yang dipimpin Bung Tomo, oleh media barat dicap “Muslim Fanatics”. Demi...