Langsung ke konten utama

Ketika Anies Baswedan Hentikan Pidatonya di Pura karena Adzan Dzuhur

Ketika Anies Baswedan Hentikan Pidatonya di Pura karena Adzan Dzuhur
berliannews - Gubernur DKI, Anies Baswedan, mengunjungi Pura Dalem, Purnajati, Tanjung Puri, Jakarta, untuk meresmikan pemugaran tempat ibadah umat Hindu tersebut. Sebagai tokoh yang diundang, Anies juga diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan.

Anies tiba di Pura Dalem Purnajati Tanjung Puri, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (5/11), mengenakan pakaian adat Bali.

Mengawali sambutannya, Anies bicara soal membangun peradaban yang dimulai dari pengajaran, pelaksanaan dan pembudayaan.

Anies lalu bicara soal Pura yang dibangun sejak tahun 1968 itu diharapkan bisa menjadi tempat silaturahmi dan menjalin kerukunan baik antar warga Hindu maupun dengan yang lainnya. Ia juga berharap umat Hindu di Ibu Kota bisa terus berkontribusi membangun kebersamaan, solidaritas dari kehidupan berbangsa, saling menghormati, menghargai toleransi di Indonesia.

Anies menyinggung masalah kurangnya fasilitas pendidikan agama Hindu di sekolah, terutama sekolah negeri. Pasalnya, guru agama Hindu belum tentu tersedia di sekolah, sehingga untuk mengisi nilai rapor para siswa harus menjalani pendidikan di tempat ibadah masing-masing.

"Nanti akan kita atur, kalau hari sabtu minggu kita selenggarakan pendidikan khusus bagi anak-anak kita. Sehingga tidak tertinggal dalam pendidikan agama Hindunya," ungkapnya.

Nah, di tengah sambutan, terdengar azan waktu shalat Dzuhur. Anies tiba-tiba menghentikan pidato sambutannya sejenak untuk mendengarkan azan. "Sebagai wujud toleransi kita, mari kita tunggu sampai azan selesai," ujar Anies.

Setelah azan berhenti, Anies melanjutkan pidatonya soal pendidikan. Anies menjawab masalah pemberian lahan seluas 2 hektar yang diperuntukkan sebagai lahan perkuburan umat Hindu. Pasalnya, masyarakat Hindu sendiri mengaku tidak membutuhkan lahan tersebut, dan lebih membutuhkan pengadaan alat kremasi yang belum ada.

"Jadi kami mendengar bagaimana warga Hindu di Jakarta disiapkan tanah namun kebutuhannya justru kremasi. Kita harus sesuaikan. Bukan umat Hindu yang menyesuaikan, tapi pemerintah yang harus sesuaikan dengan fasilitas yang sesuai. Kami harap bisa dimasukkan ke (APBD) 2018," tambahnya. [berliannews.net/kmp]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Dunia Di Kejutkan : Paus Fransiskus Dukung Erdogan, Puji Resolusi PBB atas Yerusalem Dan Menolak Kebijakan Donal Trump

Dunia Di Kejutkan : Paus Fransiskus Dukung Erdogan, Puji Resolusi PBB atas Yerusalem Dan Menolak  Kebijakan Donal Trump berliannews - Dalam sebuah percakapan telepon pada 29 Desember, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Paus Fransiskus sama-sama memuji resolusi PBB minggu lalu yang menolak pengakuan A.S. terhadap Yerusalem sebagai ibukota Israel. Dilansir harian Turki Hurriyet Daily, Paus dan Erdoğan menggarisbawahi pentingnya upaya bersama untuk melindungi status quo Yerusalem, yang suci bagi Islam, Kristen dan Yudaisme, kata sumber dari Kepresidenan Turki. Awal pekan ini, Paus Fransiskus mendesak sebuah solusi dua negara yang dinegosiasikan untuk konflik Israel-Palestina dan meminta status quo Yerusalem dihormati untuk mencegah konflik lebih lanjut. "Mari kita berdoa agar kehendak untuk melanjutkan dialog dapat terjadi antara kedua belah pihak dan bahwa solusi yang dinegosiasikan akhirnya bisa tercapai, yang memungkinkan koeksistensi damai dua negara di d...