Langsung ke konten utama

Ketika Bencana Ust Bachtiar Nasir dan FPI Bantu Korban Banjir di Garut, Kalian Dimana?

Ketika Bencana Ust Bachtiar Nasir dan FPI Bantu Korban Banjir di Garut, Kalian Dimana? 
berliannews - Kalian menolak kedatangan Ustadz Bachtiar Nasir (Pimpinan AQL) dan KH Ahmad Shabri Lubis (Ketua DPP FPI) untuk mengisi Tabligh Akbar di Garut? Kalian tuding mereka radikal? Ceramahnya tidak sejuk? Merusak persatuan?

TAHUKAH KALIAN? Ketika terjadi bencana Banjir Garut tahun lalu, FPI dan Ustadz Bachtiar Nasir terjun langsung membantu para korban banjir. Bahkan relawan dan laskar FPI sebulan lebih standby membantu sampai selesai.

Itukah yang disebut dengan radikal? merusak persatuan?

Lantas, saat banjir melanda Garut kalian dimana?

Pada hari Selasa tanggal 20 September 2016 malam, banjir bandang terjadi di kabupaten Garut provinsi Jawa Barat.

Musibah banjir bandang yang menimpa kabupaten Garut, Jawa Barat saat itu sangat memprihatinkan. Bagaimana tidak, musibah ini menimbulkan banyak korban jiwa (tercatat ada 33 korban meninggal), hilang, luka-luka, sedikitnya 433 mengungsi, belum lagi puluhan rumah yang hanyut dan rusak dan berbagai kerusakan lainnya.

Sejak awal terjadi musibah, laskar dan relawan Front Pembela Islam (FPI) sudah terjun di lokasi, mendirikan Posko dan memberikan bantuan untuk masyarakat korban banjir.

Selama SATU BULAN Relawan dan laskar FPI tetap berada di Garut untuk membantu warga.

"Relawan FPI masih bertahan di Garut, karena masih banyak masyarakat yang butuh bantuan dan uluran tangan. Bagaimana mungkin kami tinggalkan mereka?" ujar FPI di akun twitternya @DPP_FPI, Selasa (18/10/2016).









Ustadz Bachtiar Nasir Bantu Korban Banjir Garut

AQL Islamic Center pimpinan Ustadz Bachtiar Nasir turut terjun membantu korban banjir Garut.

AQL BANTU KORBAN BANJIR GARUT



GARUT – Pada saat warga Garut masih dirundung duka akibat banjir bandang Selasa, (20/09/2016), AQL Islamic Center menurunkan tim aksi peduli untuk penyaluran bantuan bagi korban.

Di sela-sela acara tersebut, pimpinan AQL Islamic Center KH Bachtiar Nasir mengisi Tabligh Akbar yang dihadiri ratusan korban yang terkena bencana banjir bandang. Acara ini bekerjasama dengan Yayasan Ash Shilah Alkhairiyah dengan tema “Garut Bangkit Bersama Umat.” Selain menarik, tema ini merupakan upaya riil dari AQL untuk peduli kemanusiaan secara umum, dan perhatian terhadap sesama muslim secara khusus.

Aksi kongkrit yang dilakukan tim AQL di lapangan ialah bekerjasama dengan lembaga lain untuk membersikan rumah serta memberi bantuan primer yang dibutuhkan masyarakat seperti: alat kebersihan, beras, pakaian dan lain sebagainya.

Acara ini terselenggara dengan tertib di Masjid Jami’ Nurul Hidayah, Jln. Cibodas Kaum, Ds. Banjarsari, Kec. Bayongbong, Kab. Garut. Tepat pukul 14.30 dalam momen tablig akbar ini, KH Bachtiar Nasir yang juga Sekjen MIUMI ini menyampaian poin-poin penting sebagai empati sekaligus penguatan ruhani bagi warga yang terdampak banjir bandang. Menurut beliau, musibah yang terjadi adalah kekuasaan Allah subhanahu wata’ala. Karenanya harus dihadapi dengan tabah dan sabar.

http://aqlislamiccenter.com/2016/09/27/aql-bantu-korban-banjir-garut/

MAKA SANGAT NAIF, kalau ada ormas apalagi notabene ormas Islam tapi malah menolak Ustadz Bachtiar Nasir dan KH Ahmad Shabri Lubis (Ketua Umum DPP FPI) untuk mengisi Tabligh Akbar di Garut Sabtu besok.[berliannews.net/bi24]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Dunia Di Kejutkan : Paus Fransiskus Dukung Erdogan, Puji Resolusi PBB atas Yerusalem Dan Menolak Kebijakan Donal Trump

Dunia Di Kejutkan : Paus Fransiskus Dukung Erdogan, Puji Resolusi PBB atas Yerusalem Dan Menolak  Kebijakan Donal Trump berliannews - Dalam sebuah percakapan telepon pada 29 Desember, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Paus Fransiskus sama-sama memuji resolusi PBB minggu lalu yang menolak pengakuan A.S. terhadap Yerusalem sebagai ibukota Israel. Dilansir harian Turki Hurriyet Daily, Paus dan Erdoğan menggarisbawahi pentingnya upaya bersama untuk melindungi status quo Yerusalem, yang suci bagi Islam, Kristen dan Yudaisme, kata sumber dari Kepresidenan Turki. Awal pekan ini, Paus Fransiskus mendesak sebuah solusi dua negara yang dinegosiasikan untuk konflik Israel-Palestina dan meminta status quo Yerusalem dihormati untuk mencegah konflik lebih lanjut. "Mari kita berdoa agar kehendak untuk melanjutkan dialog dapat terjadi antara kedua belah pihak dan bahwa solusi yang dinegosiasikan akhirnya bisa tercapai, yang memungkinkan koeksistensi damai dua negara di d...