Langsung ke konten utama

Lepas Hijab, Rina Nose Menulis Tentang Ketulusan Teman

Lepas Hijab, Rina Nose Menulis Tentang Ketulusan Teman
berliannews - Selepas keputusan Rina Nose lepas hijab menuai banyak komentar yang menyayangkan akan hal itu.

Kecuali Uus yang justru seperti menghargai dan mendukung Rina untuk tak lagi pakai hijab.

Saat ini hijab yang notabene pakaian wajib umat Muslim tampaknya telah disalah artikan oleh sebagian orang.

Hal inilah yang menimbulkan keramaian dari berbagai pihak.

Merujuk dari keputusan Rina Nose yang dikatakan telah dipikirkan matang-matang selama berbulan-bulan.

Rupanya seperti tak direstui oleh teman-temannya sendiri.

Pasalnya Rina pada 11/11/2017, presenter ini menuliskan nada kekecewaanya.

"Baru kerasa siapa teman yang benar-benar tulus"

instastory/rinanose1 ()

instastory/rinanose1 () ()

Hal itu seolah tak sejalan dengan Instastory Irfan hakim 10/11/2017.

Irfan menuliskan tagar #keepistiqomah.

Serta melampirkan sebuah doa.

instastory/irfanhakim75 ()

instastory/irfanhakim75 () ()

Netizen juga tak kurang banyak yang kecewa dengan tulisan Rina Nose ini.

"Teman yg baik bukanlah yg menerima kita apa adanya, tapi yg mengharapkan kebaikan demi kebaikan utk temannya. Sediiiihh bgt td waktu irfan bilang; saya udah berbulan2 yg lalu nangisnya." @dinalm.

"mbak nya sensi bgt si,klo ada tmn yg kecewa sm klakuannya itu wajar bkn brarti dia ga tulus..mnrt gw sih" @taffanas

"Si rina ini, sama Tuhannya sendiri aja gak tulus, tapi ngarep orang lain tulus ke dia" @kejorafs.

"temen tulusnya uus tuhhh...klo ramzi dan irfan gak apa apa gk kamu sebut temen tulus..." @hapsari2699 (TribunStyle.com/Sinta Manila)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan"

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan" berliannews - Para pejuang kemerdekaan Indonesia oleh PENJAJAH mereka dicap dengan sebutan "RADIKAL". Karena mereka berani melawan PENJAJAHAN. Tak seperti golongan lain yang "santun", manut, dan nrimo bahkan mau bekerjasama dengan KOLONIAL. Tapi kaum "RADIKAL" inilah adalah PAHLAWAN bangsa Indonesia yang mengusir penjajah dari tanah air tercinta. Begitu juga saat mempertahankan Kemerdekaan Indonesia yang hendak dijajah kembali oleh Belanda yang dikenal dengan Agresi Militer. Mereka yang MELAWAN dengan kekuatan seadanya namun YAKIN dengan PERTOLONGAN ALLAH, oleh kaum Penjajah kelompok ini dicap "MUSLIM FANATIK". Hari ini, 72 tahun lalu... Perlawanan dan pertempuran heroik di Surabaya 10 November 1945 dengan pekikan TAKBIR yang dipimpin Bung Tomo, oleh media barat dicap “Muslim Fanatics”. Demi...