Langsung ke konten utama

Pesan Presiden Jokowi Acara Syukuran Tol Becakayu: Semoga Bermanfaat

Pesan Presiden Jokowi Acara Syukuran Tol Becakayu: Semoga Bermanfaat
berliannews - Presiden RI Joko Widodo yang direncanakan hadir dalam acara syukuran pengoperasian Tol Becakayu seksi 1B dan 1C (Cipinang-Jakasampurna) di depan gerbang tol Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jumat (3/11/2017) malam ini, batal datang dan memilih berangkat ke Solo.

Adapun informasi itu resmi disampaikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dari atas panggung utama dihadapan antusias ribuan warga yang hadir ke lokasi tersebut.

"Pak Jokowi titip salam buat warga Bekasi karena, tidak bisa datang karena saat ini Beliau langsung ke Halim untuk pergi ke Solo," kata Basuki, Jumat (3/11/2017)

Menurut Basuki, orang nomor satu di Indonesia memberikan perintah kepadanya untuk mewakilinya datang ke sini, guna bertemu dengan warga kota Bekasi yang hadir di acara syukuran pengoperasian Tol Becakayu.

"Beliau berharap, mudah-mudahan tol Becakayu bermanfaat bagi warga Bekasi terutama, untuk mengatasi kemacetan lalu lintasnya," ujar Basuki.

Dan terakhir, diakui Basuki, Presiden RI pun memberikan pesan kepadanya untuk bisa menggantikannya bernyanyi satu lagu buat warga Bekasi. Namun, karena keterbatasannya Basuki pun enggan menjalankan pesan dari pimpinannya itu.

"Saya mohon maaf karena tidak bisa nyanyi, pesan Presiden saya minta buat Danang (penyanyi) saja yah yang bernyanyi," harap Basuki.

Danang yang berada di atas panggung pun rupanya, menolak permintaannya. Malahan, Danang pun nekat menantang Menteri PUPR itu untuk bermain drum lantaran, dia tahu kalau sang menteri memang hobi bermain drum.

Alhasil, Basuki pun tak menolak dan langsung menuju posisinya untuk menabuh drum diatas panggung. Sementara untuk menerima tantangan itu pula, Menteri PUPR langsung menunjukan kebolehannya lewat lagu yang dipopulerkan Iwan Fals berjudul Bento.

Warga Antusias Hadiri Syukuran Pengoperasian Tol Becakayu Seksi 1B & 1C Malam Ini

Setelah Tol Becakayu seksi 1B dan 1 C (Cipinang-Jakasampurna) diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, pada Jumat (3/11/2017) pagi tadi. PT Waskita Karya selaku operator jalan tol itu, mengadakan acara syukuran dioperasikannya tol tersebut.

Syukuran pengoperasian Tol Becakayu 1B dan 1C oleh pihak operatornya itu diadakan dengan acara panggung hiburan yang berdiri persis, di depan gerbang Tol Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Jumat (3/11/2017) malam ini, dan dimeriahkan oleh penampilan artis dangdut Cita Citata dan Danang.









                                                           Suasana syukuran Tol Becakayu

Adapun sesuai jadwal yang dikeluarkan pihak Istana RI, Presiden Joko Widodo akan ikut hadir dalam acara syukuran pengoperasian Tol Becakayu, sekitar pukul 19.00 wib. Namun dari jadwalnya ternyata, orang nomor satu di Indonesia ini tak kunjung datang ke lokasi.

Sementara dari pantauan dilokasi, acara syukuran pengoperasian tol Becakayu dengan menggelar panggung hiburan yang dimeriahkan oleh dua artis dangdut itu tampak mendapatkan antusias tinggi dari warga sekitar yang hadir ke lokasi.

Bahkan saat acara ini berlangsung sejak tadi, antusias warga tak berhenti melainkan, mereka terus berdatangan secara berbondong-bondong terus berdatangan ke lokasi dari berbagai kalangan mulai orangtua, dewasa, sampai anak kecil.[berliannews.net/okz]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan"

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan" berliannews - Para pejuang kemerdekaan Indonesia oleh PENJAJAH mereka dicap dengan sebutan "RADIKAL". Karena mereka berani melawan PENJAJAHAN. Tak seperti golongan lain yang "santun", manut, dan nrimo bahkan mau bekerjasama dengan KOLONIAL. Tapi kaum "RADIKAL" inilah adalah PAHLAWAN bangsa Indonesia yang mengusir penjajah dari tanah air tercinta. Begitu juga saat mempertahankan Kemerdekaan Indonesia yang hendak dijajah kembali oleh Belanda yang dikenal dengan Agresi Militer. Mereka yang MELAWAN dengan kekuatan seadanya namun YAKIN dengan PERTOLONGAN ALLAH, oleh kaum Penjajah kelompok ini dicap "MUSLIM FANATIK". Hari ini, 72 tahun lalu... Perlawanan dan pertempuran heroik di Surabaya 10 November 1945 dengan pekikan TAKBIR yang dipimpin Bung Tomo, oleh media barat dicap “Muslim Fanatics”. Demi...