Langsung ke konten utama

Pimpinan FPI Habib Rizieq Kasih Pesan Untuk Anies Sandi.

Pimpinan FPI Habib Rizieq Kasih Pesan Untuk Anies Sandi.
berliannews - Alumni massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI merayakan peringatan setahun aksi Bela Islam 411 dengan mendengarkan ceramah Habib Rizieq Syihab di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan, kemarin.

Sebelum mendengarkan ceramah Habib Rizieq, jamaah mengawali kegiatan dengan Salat Subuh berjamaah.

“Acara hari ini sekaligus reuni aksi bela Islam 411. Setahun yang lalu telah digelar aksi 411, saat itu habaib dan ulama bersama jutaan umat Islam melakukan aksi damai di depan Istana Presiden,” ujar Habib Rizieq melalui rekaman suara yang diputar Masjid Al Azhar, Jakarta, Sabtu (4/11).

Pada kesempatan itu, Habib Rizieq tak lupa mendoakan Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Pemimpin DKI Jakarta agar bisa menjalankan tugasnya dengan amanah.

“Kita doakan Anies-Sandi diberikan kekuatan dalam memimpin Jakarta,” kata Rizieq.

Selain itu, Habib Rizieq juga mengajak massa untuk berjuang secara konstitusional dengan berpolitik namun tak harus menjadi kader salah satu partai politik.

“Berpolitik tidak harus masuk partai politik, tidak harus jadi anggota DPR, tidak harus jadi pejabat,” tegas dia.

Sebelumnya, Tim Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Kapitra Ampera menyampaikan, selain diskusi seputar politik Islam juga akan ada arahan dari Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Rizieq akan memberi petuah langsung dari Makkah melalui saluran komunikasi jarak jauh. “Ada diskusi politik Islam dan juga rencana ada sambutan Habib Rizieq dari Makkah,” kata Kapitra.[berliannews.net/erm]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan"

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan" berliannews - Para pejuang kemerdekaan Indonesia oleh PENJAJAH mereka dicap dengan sebutan "RADIKAL". Karena mereka berani melawan PENJAJAHAN. Tak seperti golongan lain yang "santun", manut, dan nrimo bahkan mau bekerjasama dengan KOLONIAL. Tapi kaum "RADIKAL" inilah adalah PAHLAWAN bangsa Indonesia yang mengusir penjajah dari tanah air tercinta. Begitu juga saat mempertahankan Kemerdekaan Indonesia yang hendak dijajah kembali oleh Belanda yang dikenal dengan Agresi Militer. Mereka yang MELAWAN dengan kekuatan seadanya namun YAKIN dengan PERTOLONGAN ALLAH, oleh kaum Penjajah kelompok ini dicap "MUSLIM FANATIK". Hari ini, 72 tahun lalu... Perlawanan dan pertempuran heroik di Surabaya 10 November 1945 dengan pekikan TAKBIR yang dipimpin Bung Tomo, oleh media barat dicap “Muslim Fanatics”. Demi...