Langsung ke konten utama

Syarif, Ngaku Pernah Lihat "Video Panas" Hotel Alexis dari Tangan Anies Baswedan

Syarif, Ngaku Pernah Lihat "Video Panas" Hotel Alexis dari Tangan Anies Baswedan
berliannews - Anggota DPRD DKI, Syarif memberi bocoran perihal barang bukti pelanggaran asusila di Hotel Alexis yang dikantongi Gubernur DKI, Anies Baswedan.

Bahkan, politisi Gerindra DKI ini mengaku pernah diperlihatkan video panas yang menurut Syarif 'ngerri-ngerri sedap' langsung dari tangan Anies saat dirinya berkunjung ke Balai Kota DKI, Jakarta baru-baru ini.

"Wah, itu (vidio) ngerri-ngerri sedap. Videonya sangat tidak senonoh dan mustahil di umbar ke publik, saya kemarin sempat dilihatin sama Pak Gubernur (Anies)," kata Syarif kepada TeropongSenayan, di DPRD DKI, Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Dijelaskan Syarif, Anies Baswedan juga mengaku sangat siap jika nantinya pihak manajemen Alexis mau memperkarakan kasus ini ke PTUN.

"Prinsipnya, Pak Gubernur telah mengantongi sejumlah bukti terkait pelanggaran asusila di Hotel Alexis," ungkap Syarif.

Namun, kata Syarif, Pemda DKI maupun aparat keamanan tidak bisa menunjukkan bukti tersebut ke publik.

Menurutnya, temuan sejumlah bukti di lapangan dan laporan yang diterima Pemda DKI menjadi dasar untuk tidak memperpanjang izin operasional Alexis, sebagaimana aturan yang berlaku.

‎"Selain jajaran Pemda DKI, Pak Anies juga punya tim independen yang memantau aktivitas di Alexis sejak Januari lalu. Beliau selain mengantongi vidio tak senonoh itu, ada juga surat-surat protes dari masyarakat, sampai izin pekerja asing yang sudah habis terhitung sejak September," bebernya.

‎ Karena itu, Syarif mengaku tak habis pikir kenapa pihak Alexis baru muncul setelah kasus ini mencuat.

"Waktu ribut-ribut kemarin kemana? Kok baru keluar setelah izinnya tidak diperpanjang. Setelah tutup baru nantangin awak media mengekpos," sindir eks aktivis PMII itu.

Selain itu, Syarif juga memberi bocoran tentang hotel serupa dan sejenis Alexis, yang kini sedang diintai Anies.

"Ya.. yang mirip-mirip Alexis nant akan ditertibkan juga. Dalam waktu dekat akan dibuka. Jumahnya ada sekitar 8 sampai 10 hotel, yang mirip Alexis," ungkap Syarif tanpa mau menyebutkan hotel yang dimaksud.‎

Namun demikian, Syarif meminta agar para pengusaha hiburan malam di Ibu Kota tidak khawatir berlebihan.

"Bagi pengusaha yang ingin berinvestasi silahkan saja mengajukan izin usahanya, silahkan. Termasuk bekas para pengusaha yang berinvestasi di Alexis. Tapi mengajukan izin yang baru sama sekali, ya silahkan. Bisa siapa saja boleh. Asal semua persyaratan dilengkapi," pungkas Syarif.

Pemda DKI Jakarta melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI tidak memperpanjang izin operasional Hotel Alexis per tanggal 27 Oktober 2017. Dengan demikian, segala kegiatan yang berlangsung di hotel tersebut dinilai ilegal.

Surat permohonan tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) itu diajukan kembali oleh pihak Alexis pada 26 Oktober. Namun pihak Dinas tidak bisa memproses surat permohonan TDUP tersebut.

Sementara itu, Staf Legal dan Juru Bicara Alexis Grup, Lina menyatakan, pihaknya tetap menghargai keputusan pemerintah. Kegiatan operasional di Alexis pun dihentikan sementara ini.

"Kami menghargai surat yang sudah diterbitkan Dinas, untuk itu kami menyetop operasional terlebih dahulu, kami akan minta rekomendasi, untuk menyesuaikan peraturan Pemrov DKI dalam hal usaha ini," kata Lina.[berliannews.net/bi24]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Dunia Di Kejutkan : Paus Fransiskus Dukung Erdogan, Puji Resolusi PBB atas Yerusalem Dan Menolak Kebijakan Donal Trump

Dunia Di Kejutkan : Paus Fransiskus Dukung Erdogan, Puji Resolusi PBB atas Yerusalem Dan Menolak  Kebijakan Donal Trump berliannews - Dalam sebuah percakapan telepon pada 29 Desember, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Paus Fransiskus sama-sama memuji resolusi PBB minggu lalu yang menolak pengakuan A.S. terhadap Yerusalem sebagai ibukota Israel. Dilansir harian Turki Hurriyet Daily, Paus dan Erdoğan menggarisbawahi pentingnya upaya bersama untuk melindungi status quo Yerusalem, yang suci bagi Islam, Kristen dan Yudaisme, kata sumber dari Kepresidenan Turki. Awal pekan ini, Paus Fransiskus mendesak sebuah solusi dua negara yang dinegosiasikan untuk konflik Israel-Palestina dan meminta status quo Yerusalem dihormati untuk mencegah konflik lebih lanjut. "Mari kita berdoa agar kehendak untuk melanjutkan dialog dapat terjadi antara kedua belah pihak dan bahwa solusi yang dinegosiasikan akhirnya bisa tercapai, yang memungkinkan koeksistensi damai dua negara di d...