Langsung ke konten utama

UBN Akan Tetap Hadiri Tablig Akbar di Garut Sebagai Penceramah

UBN Akan Tetap Hadiri Tablig Akbar di Garut Sebagai Penceramah
berliannews - Ustaz Bachtiar Nasir tetap menghadiri kegiatan Tablig Akbar di Garut, Jawa Barat sebagai penceramah. Kepala Manajemen AQL Learning center Ustaz Yeri Qusyairi mengatakan ustaz Bachtiar Nasir saat ini sudah berada di Garut setelah sebelumnya berceramah di Tasikmalaya.

"Ustaz Bachtiar sudah sejak tadi malam tiba di Garut dan akan tetap mengisi kegiatan tabligh akbar besok, Sabtu (11/11)," jelas dia kepada Republika.co.id, Jumat (10/11).

Ia mengatakan Ustaz Bachtiar akan tetap berdakwah dan tidak takut meski menghadapi penolakan. DKM Masjid Agung Garut juga tak keberatan jika penyelenggaraan tablig akbar dilaksanakan di Alun-Alun Garut. Apalagi sudah ada surat Rekomendasi Tidak Keberatan yang dibuat oleh DKM Masjid Agung Garut kepad Panitia Tabligh Akbar.

Sebelumnya rencana kedatangan Ustaz Bachtiar Nasir dan KH Ahmad Shabri Lubis memperoleh penolakan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut. Kedua dai itu dikabarkan akan menggelar dakwah di Masjid Agung Kabupaten Garut pada Sabtu (11/11).

Ustaz Bachtiar Nasir sempat mengimbau agar umat tidak terprovokasi dengan penolakan tersebut dan selalu menjaga persatuan. Ustaz Bachtiar Nasir pun mengajak umat untuk selalu berpikir positif, sehingga bisa melahirkan tindakan-tindakan positif untuk bangsa.

"Tetaplah berfikir positif, berbuat positif, dan berpandangan positif lah ke depan, hal itu tentu akan melahirkan tindakan tindakan positif untuk bangsa kita," ujar dia. [berliannews.net/bi24]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan"

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan" berliannews - Para pejuang kemerdekaan Indonesia oleh PENJAJAH mereka dicap dengan sebutan "RADIKAL". Karena mereka berani melawan PENJAJAHAN. Tak seperti golongan lain yang "santun", manut, dan nrimo bahkan mau bekerjasama dengan KOLONIAL. Tapi kaum "RADIKAL" inilah adalah PAHLAWAN bangsa Indonesia yang mengusir penjajah dari tanah air tercinta. Begitu juga saat mempertahankan Kemerdekaan Indonesia yang hendak dijajah kembali oleh Belanda yang dikenal dengan Agresi Militer. Mereka yang MELAWAN dengan kekuatan seadanya namun YAKIN dengan PERTOLONGAN ALLAH, oleh kaum Penjajah kelompok ini dicap "MUSLIM FANATIK". Hari ini, 72 tahun lalu... Perlawanan dan pertempuran heroik di Surabaya 10 November 1945 dengan pekikan TAKBIR yang dipimpin Bung Tomo, oleh media barat dicap “Muslim Fanatics”. Demi...