Langsung ke konten utama

Ustadz. Abdul Shomad ke Penguasa : Selama “Tanda Tanganmu” Masih Berlaku, Tolong Agama Allah!

Ustadz. Abdul Shomad ke Penguasa : Selama “Tanda Tanganmu” Masih Berlaku, Tolong Agama Allah!
berliannews - Salah satu hal yang paling penting dalam kehidupan adalah ilmu. Karena tanpa ilmu, bisa jadi hal yang dianggap ibadah malah berbuah dosa. Pun begitu halnya dengan perbuatan, setiap yang dilakukan bisa saja bernilai ibadah atau dakwah.

Dalam hal ini, ustadz Abdus Shomad menyerukan kepada para orang tua untuk mendidik anak-anaknya menjadi ulama agar bisa berdakwah. Walaupun tidak melalui ceramah di mimbar-mimbar.

“Didiklah anak-anak kita menjadi ulama, agar setiap gerak-geriknya adalah dakwah. Dakwah bukan lagi dipahami melalui mikropon, mimbar, ceramah, tausiyah, tapi setiap keputusannya adalah dakwah, karena dakwah adalah mengajak kepada jalan Allah,” katanya saat mengisi tabligh akbar di Masjid Baitul Hakim, Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu (04/11/2017).

Ia menceritakan bahwa di daerah Bogor ada sebuah pondok pesantren di bawah asuhan ustadz Irham. Di sana, lanjut, ustadz Shomad, bukanlah berbentuk Madrasah Aliyah melainkan SMA jurusan IPA. Yang menarik para muridnya ketika lulus, sudah khatam hafalan Al-Quran-nya.

“Loh, ini IPA hafal Quran untuk apa? Emang bisa dikirim ke Mesir? Lalu dijawab oleh mereka, ‘Kami tidak mendidik mereka jadi ustadz, karena mereka sudah jadi ustadz semua. Tapi kami ingin mendidik mereka yang SMA IPA tapi hafal Quran, mereka yang akan menjadi kepala polisi, tentara, maupun angkatan bersenjata, mereka yang akan menjadi bupati walikota, anggota legislatif, yudikatif, dan lainnya.’,” katanya sembari menuturkan jawabab guru.

Ustadz Shomad menyebut, dengan menjadi pemimpin bangsa yang berlandaskan Al-Quran, maka setiap keputusannya adalah dakwah. Karena dakwah adalah mengajak kepada jalan Allah. Ia membandingkan peran ustadz ketika berceramah menolak kemungkaran, namun kemungkaran masih saja merajarela. Akan tetapi ketika di tangan penguasa yang shalih, hanya sebentar, kemungkaran itu terbongkar.

“Berapa lama ustadz ceramah, menolak kemungkaran tapi kemungkaran merajalela. Tapi penguasa tak lama, dan hanya sebentar, hanya butuh satu SK (Surat Keputusan), dan tanda tangan, semua selesai. Selama tanda tanganmu masih berlaku, pakailah menolong agama Allah.

Lihat tanda tangan itu, jika ke atas, habis narkoba, jika ke bawah, habis pezina,” tutupnya. [berliannews.net/bi24]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...