Langsung ke konten utama

Ustadz Bachtiar Nasir : Pilih Pemimpin yang Siap Bela Islam

Ustadz Bachtiar Nasir : Pilih Pemimpin yang Siap Bela Islam
berliannews - Garurt, Ustad Bachtiar Nasir memilih menghadiri undangan Tabligh Akbar di Lapangan Kerkof Kecamatan Taragong Kidul Kabupaten Garut Jawa Barat pada Sabtu (11/11). Ia berpesan supaya umat Islam memilih pemimpin yang siap memperjuangkan Islam.

Bachtiar Nasir memulai ceramahnya sekitar pukul 10.00 WIB. Ia menyampaikan pentingnya Pancasila, khususnya sila pertama yaitu berketuhanan sebagai rujukan. Sehingga ia menegaskan bahwa segala paham atau aliran yang tak berlandaskan pada ketuhanan harus musnah dari Indonesia.

Setelah sekitar satu jam, ia menyudahi ceramahnya. Setelah sempat duduk di panggung, barulah sekitar pukul 12.00 WIB, ia beserta penceramah lainnya meninggalkan Lapangan Kerkof. Ia mendapat pengawalan ketat dari kelompok pengamanan dari ormas Islam saat ingin beranjak pergi.

Sekelompok wartawan yang hendak mewawancarainya pun kesulitan memperoleh kesempatan bertanya. Namun seusai aksi saling dorong kecil antara wartawan dengan kelompok pengamanan, Bachtiar bersedia diwawancara. Ia menekankan bahwa Muslim harus memberi kesempatan memimpin pada orang Islam.

"Memilih pemimpinnya yang siap membela rakyatnya, kalau umat Islam pilih pemimpin yang siap menangkan umat Islam, membela kepntingan umat Islam," katanya.

Selain menyerukan pesan tersebut, ia menyerukan semangat persatuan bagi kelompok Muslim. Ia ingin supaya kelompok Muslim tidak mudah dipecah belah. Ia pun memastikan aksi Tabligh Akbar kali ini murni kepentingan Islam, bukan atas kepentingan politik. "Ini murni acara untuk Islam ya supaya Islam bersatu jangan mudah dipecah belah. Tak ada embel-embel kepentingan politik atau apapun," ucapnya. [berliannews.net/rpk]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan"

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan" berliannews - Para pejuang kemerdekaan Indonesia oleh PENJAJAH mereka dicap dengan sebutan "RADIKAL". Karena mereka berani melawan PENJAJAHAN. Tak seperti golongan lain yang "santun", manut, dan nrimo bahkan mau bekerjasama dengan KOLONIAL. Tapi kaum "RADIKAL" inilah adalah PAHLAWAN bangsa Indonesia yang mengusir penjajah dari tanah air tercinta. Begitu juga saat mempertahankan Kemerdekaan Indonesia yang hendak dijajah kembali oleh Belanda yang dikenal dengan Agresi Militer. Mereka yang MELAWAN dengan kekuatan seadanya namun YAKIN dengan PERTOLONGAN ALLAH, oleh kaum Penjajah kelompok ini dicap "MUSLIM FANATIK". Hari ini, 72 tahun lalu... Perlawanan dan pertempuran heroik di Surabaya 10 November 1945 dengan pekikan TAKBIR yang dipimpin Bung Tomo, oleh media barat dicap “Muslim Fanatics”. Demi...