Langsung ke konten utama

Bima Arya Gerebek Kos LGBT, Temukan Pelumas Wanita dan Gigolo, Ini Videonya

Bima Arya Gerebek Kos LGBT, Temukan Pelumas Wanita dan Gigolo, Ini Videonya

berliannews - Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto menggerebek tempat kos di Jalan Otista Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor, Sabtu malam (23/12/2017).

Bima Arya dan petugas Satpol PP mengacak-acak kamar kos yang dihuni wanita muda dan para lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Bima menemukan salah satu pelicin jenis Vigel. Pelumas ini biasa digunakan sebagai tambahan pelicin kondom atau vagina. Vigel sering digunakan para PSK dan gigolo.

Bima mengatakan, penggerebekan dilakukan untuk menjaga ketertiban umum di wilayah Kota Bogor. Selain itu, juga untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Bogor.

“Jadi malam ini kita lakukan pengecekan ke tempat-tempat kos karena saya mendapat laporan bahwa di tempat-tempat ini banyak praktek prostistusi terselubung,” ucap Bima Arya.

Razia tersebut melibatkan aparat Dinas Sosial dan Satpol PP. Mereka menggerebek sejumlah tempat kos yang dicurigai sering dijadikan tempat mesum. Bima menemukan beberapa pasangan tidak resmi dalam satu kamar. Diduga, pasangan tidak resmi itu melakukan perbuatan asusila.

“Jadi dari hasil ini kita mendapati beberapa anak muda. Tadi juga dapat orang yang melakukan tindakan asusila. Selain itu ada juga beberapa yang sedang mabuk-mabukan,” ucapanya.

Dalam razia tersebut, petugas menemukan 20 orang remaja berusai 20 tahunan di dalam kamar. Beberapa di antaranya kaum LGBT.

“Ada seorang laki-laki berdandan perempuan,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga, Bima menghimbau kepada para camat dan lurah untuk melakukan hal serupa.

“Jadi kepada para camat dan lurah untuk melakukan pengecekan juga terhadap tempat-tempat kos yang rawan praktek prostitusi,” imbuh tandas Bima Arya.

ini videonya

Simak ini videonya penggerebekan kamar kos LGBT :




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan"

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan" berliannews - Para pejuang kemerdekaan Indonesia oleh PENJAJAH mereka dicap dengan sebutan "RADIKAL". Karena mereka berani melawan PENJAJAHAN. Tak seperti golongan lain yang "santun", manut, dan nrimo bahkan mau bekerjasama dengan KOLONIAL. Tapi kaum "RADIKAL" inilah adalah PAHLAWAN bangsa Indonesia yang mengusir penjajah dari tanah air tercinta. Begitu juga saat mempertahankan Kemerdekaan Indonesia yang hendak dijajah kembali oleh Belanda yang dikenal dengan Agresi Militer. Mereka yang MELAWAN dengan kekuatan seadanya namun YAKIN dengan PERTOLONGAN ALLAH, oleh kaum Penjajah kelompok ini dicap "MUSLIM FANATIK". Hari ini, 72 tahun lalu... Perlawanan dan pertempuran heroik di Surabaya 10 November 1945 dengan pekikan TAKBIR yang dipimpin Bung Tomo, oleh media barat dicap “Muslim Fanatics”. Demi...