[HEBOOH] Inilah Simulasi, Jokowi dan Gatot Vs Prabowo dan Anies Versi Eep Saefullah
berliannews - PolMark Indonesia turut membuat simulasi pasangan capres-cawapres untuk memprediksi kemenangan di Pilpres 2019. Simulasi dilakukan membandingkan duet Joko Widodo-Gatot Nurmantyo melawan Prabowo Subianto-Anies Baswedan. Siapa yang menang?
Simulasi dilakukan melalui survei pada 13-25 November 2017, dengan 2.600 responden di seluruh provinsi di Indonesia. Metode sampling, multistage random sampling dengan margin of error +/- 1,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
CEO PolMark, Eep Saifullah Fatah, mula-mula mengukur dengan membuat simulasi kandidat alternatif pasangan Jokowi dan Prabowo. Hasilnya, Anies Baswedan menjadi cawapres paling ideal bagi Jokowi maupun Prabowo.
Kemudian Eep mengukur potensi elektabilitas cawapres dengan menawarkan opsi sangat mungkin (SM), mungkin (M), tidak mungkin (TM) atau sangat tidak mungkin (STM). Hasilnya, Jokowi-Gatot (75,1%), Prabowo-Anies (70,9%).
Untuk diketahui, PolMark tak membuat daftar elektabilitas cawapres, tapi langsung dalam format simulasi. Data itu menunjukkan Jokowi-Gatot potensi elektabilitasnya lebih tinggi dibanding Prabowo-Anies.
berliannews - PolMark Indonesia turut membuat simulasi pasangan capres-cawapres untuk memprediksi kemenangan di Pilpres 2019. Simulasi dilakukan membandingkan duet Joko Widodo-Gatot Nurmantyo melawan Prabowo Subianto-Anies Baswedan. Siapa yang menang?
Simulasi dilakukan melalui survei pada 13-25 November 2017, dengan 2.600 responden di seluruh provinsi di Indonesia. Metode sampling, multistage random sampling dengan margin of error +/- 1,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
CEO PolMark, Eep Saifullah Fatah, mula-mula mengukur dengan membuat simulasi kandidat alternatif pasangan Jokowi dan Prabowo. Hasilnya, Anies Baswedan menjadi cawapres paling ideal bagi Jokowi maupun Prabowo.
Kemudian Eep mengukur potensi elektabilitas cawapres dengan menawarkan opsi sangat mungkin (SM), mungkin (M), tidak mungkin (TM) atau sangat tidak mungkin (STM). Hasilnya, Jokowi-Gatot (75,1%), Prabowo-Anies (70,9%).
Untuk diketahui, PolMark tak membuat daftar elektabilitas cawapres, tapi langsung dalam format simulasi. Data itu menunjukkan Jokowi-Gatot potensi elektabilitasnya lebih tinggi dibanding Prabowo-Anies.



Komentar
Posting Komentar