Langsung ke konten utama

Merinding!! Lihat Detik-Detik Terjadinya Keajaiban Alam Saat KH Ma'ruf Amin Hadiri Aksi Bela Palestina

Merinding!! Lihat Detik-Detik Terjadinya Keajaiban Alam Saat KH Ma'ruf Amin Hadiri Aksi Bela Palestina 

berliannews - Allah Ta'ala menunjukkan kuasa-Nya saat Aksi Bela Palestina di Monas, Jakarta pada Ahad (17/12/17). Kuasa-Nya itu sangat jelas ketika Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin naik panggung untuk menyampaikan maklumat.

Di pagi hari, cuaca cukup sejuk dengan sedikit angin dan mendung. Cuaca ini bertahan beberapa jam sampai huja turun di sekitar Jakarta sekitar pukul 7.30 WIB.



Berdasarkan amatan Tarbawia, hujan melanda kawasan Manggarai, Tanah Abang dan sekitarnya. Hanya sebentar, cuaca kembali cerah.



Menjelang siang, cuaca cukup terik. Beberapa anak kecil yang diajak orang tuanyaterlihat kegerahan. Sebagian kecil menangis cinta menikmati sentuhan kasih Tuhan melalui sinar mentari.



Ketika Ketua GNPF Ulama KH Bachtiar Nasir kembali menggelorakan semangat perjuangan kaum Muslimin di sekitar Monas, cuaca panas berangsur menjadi adem.



Puncaknya ketika KH Bachtiar Nasir memberikan panggung kepada Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin untuk menyampaikan maklumat.



Tarbawia dan jutaan umat Islam lainnya menjadi saksi. Terik mentari berubah drastis menjadi adem dengan sedikit gelap. Terlihat jelas arak-arakan awan yang menaungi panggung dan sebagian besar wilayah Monas.



"Lihat langit. Perhatikan awannya. Bergerak. Seperti memayungi KH Ma'ruf." ujar salah satu peserta aksi di depan panggung sebagaimana Tarbawia dengarkan.

Sebagaimana diketahui, MUI bersama ormas-ormas Islam lainnya mengadakan Aksi Bela Palestina dalam rangka menolak klaim sepihak Donal Trump yang mengakui Jerussalem (Al-Quds) sebagai Ibu Kota Israel.

Secara historis, Al-Quds yang di dalamnya terdapat Masjid Al-Aqsha merupakan Ibu Kota Palestina. Palestina merupakan kota suci ketiga bagi umat Islam setelah Makkah dan Madinah.

Peserta aksi juga menyampaikan petisi, yang salah satu isinya ajakan boikot terhadap produk-produk Amerika Serikat yang beredar di Indonesia. [Mbah Pirman/Tarbawia]

simak videonya :




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan"

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan" berliannews - Para pejuang kemerdekaan Indonesia oleh PENJAJAH mereka dicap dengan sebutan "RADIKAL". Karena mereka berani melawan PENJAJAHAN. Tak seperti golongan lain yang "santun", manut, dan nrimo bahkan mau bekerjasama dengan KOLONIAL. Tapi kaum "RADIKAL" inilah adalah PAHLAWAN bangsa Indonesia yang mengusir penjajah dari tanah air tercinta. Begitu juga saat mempertahankan Kemerdekaan Indonesia yang hendak dijajah kembali oleh Belanda yang dikenal dengan Agresi Militer. Mereka yang MELAWAN dengan kekuatan seadanya namun YAKIN dengan PERTOLONGAN ALLAH, oleh kaum Penjajah kelompok ini dicap "MUSLIM FANATIK". Hari ini, 72 tahun lalu... Perlawanan dan pertempuran heroik di Surabaya 10 November 1945 dengan pekikan TAKBIR yang dipimpin Bung Tomo, oleh media barat dicap “Muslim Fanatics”. Demi...