Langsung ke konten utama

"Ramai Lagi Perempuan Tak Tahu" , Inilah Padahnya Kalau Orang Perempuan Tidak Bersunat

"Ramai Lagi Perempuan Tak Tahu", Inilah Padahnya Kalau Orang Perempuan Tidak Bersunat 

berliannews - Seperti yang kita maklum, amalan bersunat atau berkhatan ini merupakan amalan yang berkait rapat dengan masyarakat Islam di serata dunia.

Menurut agensi berita AP, Anthony Lake, ketua Dana Kanak-kanak PBB dan Babatunde Osotimehin, ketua Dana Populasi PBB telah meminta bantuan negara-negara tertentu dan organisasi di seluruh dunia untuk menghentikan amalan tersebut.

Menurut mereka, amalan bersunat menyebabkan pendarahan untuk tempoh yang lama, ketidaksuburan, dan kematian. Kenyataan itu mungkin benar jika amalan bersunat itu dilakukan tanpa mengikut prosedur perubatan yang selamat.

Persoalannya, apakah hukum bersunat bagi orang Islam? Saya petik sedikit kiriman tentang hal ini di laman sesawang Zaharuddin:

1) Hukumnya sunat bagi lelaki dan wanita. Ia adalah pandangan Imam Malik dalam satu riwayat, Abu Hanafiah dan sebahagian ulama mazhab Syafie.

2) Wajib bagi lelaki dan wanita . Demikian fatwa Mazhab Syafie dan kebanyakan ulama dan juga pandangan Imam Suhnun anak murid Imam Malik,

3) Wajib bagi lelaki dan hukumnya sunat bagi wanita. Demikian sebahagian ulama Syafie, dan mazhab Hanbali.




Kesimpulan perkara, disepakati bahawa khatan bagi lelaki adalah wajib, dan jika warga lelaki satu negara semuanya tidak berkahatan, maka pemerintah perlu bertindak ke atas mereka.

Syeikh Atiyyah Saqar memberikan ijtihad beliau setelah meneliti dalil-dalil yang ada. Katanya tiada dalil yang sohih serta terlepas dari komentar yang menunjukkan wajib bagi wanita untuk berkhatan.

Syeikh Mahmud Syaltut (bekas Syeikhul Azhar) pula mengatakan bahawa para doktor berkata kesan daripada wanita tidak berkhatan adalah akan menaikkan syahwatnya dan dibimbangi mendorong kepada sesuatu yang tidak diingini

Berkata pula Prof. Dr Md Hasan Al-Hafnawi, pakar perubatan kulit di kuliah perubatan al-azhar dan Dr Md Sadiq selepas melihat hadith2 Nabi, mereka memberi pandangan dari aspek perubatan.

“Kelentit wanita (yang dipotong sebahagian jika dikhatan) yang berada di pangkal faraj wanita memberi rangsangan terkuat untuk hubungan lelaki dan wanita, dan kekuatan rangsangannya boleh mencecah 7 kali lebih sensitif dari zakar lelaki…”

dan pelbagai lagi hasil kajian mereka yang tidak sempat saya terjemahkan. Di akhirnya pakar perubatan ini berkata :

” Demi menjaga maruah dan kehormatan wanita dan kewanitaannya, wajiblah kita mengikuti ajaran Islam dalam hal ini, yang terbaik bagi wanita adalah “isymam” atau memotong sedikit hujung dari kelentit. ( Majalah, Oktober 1994)”

Syeikh Dr Yusof Al-Qaradawi setelah membawakan dalil-dalil bagi kumpulan yang mewajibkan berkata, hadith-hadith dalam hal wajib khatan bagi wanita adalah lemah. Justeru khatan adalah wajib bagi lelaki sahaja, dan tidak wajib dan tidak juga sunat bagi wanita. Hanyalah harus bagi wanita, dan digalakkan jika boleh membawa kepada manfaat, dan tidak digalakkan jika sebaliknya.

Qaradawi juga berkata, setakat pengetahuannya bahawa wanita Arab kebanyakkan tidak berkhitan kecuali di Mesir dan Sudan. Adapun negara arab di Teluk dan Maghribi tiada khatan bagai wanitanya, dan ulamanya juga senyap tiada memberi komen.

Ironinya, biarpun kita dimaklumkan bahawa antara faedah berkhatan itu ialah mengekang nafsu wanita, namun bilangan anak luar nikah yang dilahirkan oleh remaja Islam kian meningkat dari sehari ke sehari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Dunia Di Kejutkan : Paus Fransiskus Dukung Erdogan, Puji Resolusi PBB atas Yerusalem Dan Menolak Kebijakan Donal Trump

Dunia Di Kejutkan : Paus Fransiskus Dukung Erdogan, Puji Resolusi PBB atas Yerusalem Dan Menolak  Kebijakan Donal Trump berliannews - Dalam sebuah percakapan telepon pada 29 Desember, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Paus Fransiskus sama-sama memuji resolusi PBB minggu lalu yang menolak pengakuan A.S. terhadap Yerusalem sebagai ibukota Israel. Dilansir harian Turki Hurriyet Daily, Paus dan Erdoğan menggarisbawahi pentingnya upaya bersama untuk melindungi status quo Yerusalem, yang suci bagi Islam, Kristen dan Yudaisme, kata sumber dari Kepresidenan Turki. Awal pekan ini, Paus Fransiskus mendesak sebuah solusi dua negara yang dinegosiasikan untuk konflik Israel-Palestina dan meminta status quo Yerusalem dihormati untuk mencegah konflik lebih lanjut. "Mari kita berdoa agar kehendak untuk melanjutkan dialog dapat terjadi antara kedua belah pihak dan bahwa solusi yang dinegosiasikan akhirnya bisa tercapai, yang memungkinkan koeksistensi damai dua negara di d...