Langsung ke konten utama

Merinding Penjelasan Ustadz Abdul Somad Tentang : Masjid Baiturrahman Tidak Roboh Diterjang Tsunami.

Merinding Penjelasan Ustadz Abdul Somad Tentang : Masjid Baiturrahman Tidak Roboh Diterjang Tsunami.

berliannews - Dalam rangka mengambil hikmah atas terjadinya musibah tsunami Aceh tahun 2014, Pemerintah Provinsi Aceh menyelenggarakan dzikir internasional di Banda Aceh.

Dai nasional Ustadz Abdul Somad Lc MA juga turut diundang menjadi pembicara utama dalam tabligh akbar yang dihadiri ratusan ribu umat Islam.
Dalam rangkaian perjalanan dakwah itu pula, Ustadz Somad menjelaskan salah satu sebab tak robohnya Masjid Raya Baiturrahman meski diterjang tsunami lengkap dengan anginnya.

Pohon kelapa tumbang, tower runtuh, ribuan bangunan kokoh rata dengan tanah. Tapi, mengapa Masjid Baiturrahmah tak goyang sedikit pun?

"Digoncang gempa sekian skala richter, dengan angin kencang, dengan air, ombak, pohon kelapa tumbang, tower-tower yang kokoh pun hancur. Mengapa Masjid Baiturrahman tidak hancur?" tanya Ustadz Abdul Somad saat mengisi ceramah subuh di Masjid Baiturrahman Aceh beberapa waktu lalu.

Menurul lulusan strata dua Darul Hadits Kerajaan Maroko ini, ada banyak teori yang mampu menjelaskan kokohnya Masjid Baiturrahman dari terpaan angin dan gelombang tsunami. Tapi ada satu alasan paling mendasar di balik kekokohan masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Aceh ini.

"Teori pertama dan utama mengatakan, karena dijaga oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Habis sudah semua cerita (alasan)." kata Ustadz Somad disambut pekik takbir dari jamaah.

Alasan lain yang dikutip oleh Ustadz Somad ialah jendela dan pintu yang terbuka sehingga gelombang air tsunami masuk melalui banyak celah dan tidak langsung menabrak dinding atau tiang masjid.

Sedangkan alasan lainnya, menurut Ustadz Somad, karena amanahnya pengurus masjid yang membangun dengan komposisi semen dan pasir yang sesuai takaran alias tidak dikorupsi.

"Tiang masjid semennya utuh karena tidak dikorupsi." lanjut Ustadz Somad menjelaskan.

Dalam ceramah tersebut, Ustadz Somad juga mengingatkan umat Islam Aceh untuk senantiasa meramaikan masjid dan berada dalam jamaah. Itulah yang mengantarkan umat Islam menuju kemenangan karena bersatu dalam Islam yang mulia.


simak Videonya : " 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya

Di Acara E-Talk Shouw tvOne, Anies Baswedan : Alexis Beres, Reklamasi Tunggu Kejutannya  berliannews - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjadi perhatian publik luas setelah gebrakannya menutup Alexis yang gubernur-gubernur sebelumnya tak bisa. Kejutan Anies menutup Alexis ini akan berlanjut dengan kejutan berikutnya menghentikan Reklamasi. Hal ini disampaikan Anies saat bincang-bincang di acara E-TALK SHOW di tvOne pada Jum'at (3/11/2017). Host tvOne: "Anies tidak melanjutkan izin Alexis. Banyak loh Pak yang sebelumnya pesimis 'gak mungkin Anies bisa menutup Alexis'. Tapi ternyata terealisasi." Anies: "Memang tugas kita seringkali adalah mengecewakan mereka yang pesimis. Bagi yang pesimis kecewa tuh lihat penutupan Alexis." (tepuk tangan penonton pun membahana). Host tvOne: "Apa gak takut dengan 'Orang Besar' yang membekingi?" Anies: "Orang-orang besar adalah orang-orang yang melakukan hal-hal baik dan bes...

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa.....

Galau karena Percintaan Bukan, Rina Nose Mengaku Lepas Jilbab Tanpa..... berliannews - Kurang dari dua puluh empat jam nama presenter kocak Rina Nose menjadi trending topik Twitter. Bahkan di satu unggahan foto Instagram milik Rina telah memperoleh komentar lebih dari 80 ribu komentar. Ya, Rina Nose menjadi sorotan netizen karena keputusannya kembali untuk tidak mengenakan hijab menjadi viral. Hal ini pada mulanya ia kabarkan melalui unggahan Instagram, Kamis (9/11/2017). Selanjutnya kabar ini semakin terbukti dengan tampilnya Rina dalam salah satu acara kontes dangdut di salah satu stasiun TV. Rina terlihat tidak mengenakan hijabnya lagi. Dalam unggahan Instagram, Rina menjelaskan perubahan tersebut ia lakukan pasca mengalami peristiwa dan pemikiran yang panjang dan berubah. Ia juga menjelaskan kalau ketetapan hatinya berubah seiring pengalaman batin. Rina juga meminta agar kekecewaan orang-orang lantaran keputusannya melepas hijab tidak menjadi...

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan"

Kata Mereka Penjajah Disebut "Radikal - Muslim Fanatik", Tapi Bagi Bangsa Indonesia Merekalah Adalah "Pahlawan" berliannews - Para pejuang kemerdekaan Indonesia oleh PENJAJAH mereka dicap dengan sebutan "RADIKAL". Karena mereka berani melawan PENJAJAHAN. Tak seperti golongan lain yang "santun", manut, dan nrimo bahkan mau bekerjasama dengan KOLONIAL. Tapi kaum "RADIKAL" inilah adalah PAHLAWAN bangsa Indonesia yang mengusir penjajah dari tanah air tercinta. Begitu juga saat mempertahankan Kemerdekaan Indonesia yang hendak dijajah kembali oleh Belanda yang dikenal dengan Agresi Militer. Mereka yang MELAWAN dengan kekuatan seadanya namun YAKIN dengan PERTOLONGAN ALLAH, oleh kaum Penjajah kelompok ini dicap "MUSLIM FANATIK". Hari ini, 72 tahun lalu... Perlawanan dan pertempuran heroik di Surabaya 10 November 1945 dengan pekikan TAKBIR yang dipimpin Bung Tomo, oleh media barat dicap “Muslim Fanatics”. Demi...